Sejarah

Merekonstruksi Sejarah Hubungan RI – UNESCO

Enam puluh tujuh tahun yang lalu, Republik Indonesia Serikat menjadi anggota United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), lembaga khusus (specialized agency) Perserikatan Bangsa Bangsa yang menangani urusan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Pada tanggal 25 Mei 1950, sidang pleno General Conference UNESCO memutuskan:

Menimbang bahwa Pemerintah Republik Indonesia Serikat telah menyampaikan pada tanggal 5 Januari 1950 aplikasi keanggotaan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization;

Menimbang bahwa, sesuai peraturan tata laksana General Conference, aplikasi ini didukung oleh pernyataan bahwa Republik Indonesia Serikat bersedia menjunjung Konstitusi UNESCO;

Menimbang bahwa, sesuai Pasal II Perjanjian antara Perserikatan Bangsa Bangsa dan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, aplikasi ini diserahkan kepada Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa Bangsa;

Menimbang bahwa, pada Sesi Kesepuluh, Dewan memutuskan tidak memiliki keberatan atas penerimaan Republik Indonesia Serikat oleh Organisasi;

Menimbang bahwa, mengikuti keputusan ini, Dewan Eksekutif memutuskan pada Sesi Kesembilanbelas untuk memberikan rekomendasi kepada General Conference mengenai penerimaan Republik Indonesia Serikat sebagai anggota Organisasi,

Memutuskan untuk menerima Republik Indonesia Serikat sebagai anggota United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO 1950: 8; terjemahan oleh Penyunting).

Apa yang mendorong Perdana Menteri Republik Indonesia Serikat mengajukan aplikasi keanggotaan tersebut? Apa yang terjadi tatkala Republik Indonesia Serikat kembali menjadi Republik Indonesia? Apa saja perkembangan yang mewarnai kehadiran dan kiprah Republik Indonesia di UNESCO? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, buku ini menyajikan sejarah keanggotaan RI di UNESCO dan perkembangan bidang aktivitas utama UNESCO. Dengan latar belakang ini, kita lebih mudah memahami perkembangan bidang aktivitas utama UNESCO di Indonesia serta, akhirnya, kiprah Republik Indonesia di UNESCO.

[Lanjutkan membaca dengan mengklik tombol navigasi di bawah…]