40 Dalang Ramaikan Hari Wayang Dunia di ISI

SOLO, KRJOGJA.com – Sebanyak 40 dalang dari berbagai daerah tampil meramaikan dalam peringatan Hari Wayang Dunia yang digelar di kampus Institut Seni Indonesia (ISI) yang berlangsung tiga hari, mulai Rabu (07/11/2017).

Hari Wayang dibuka Irjen Kemenristekdikti Prof Dr Jamal Wiwoho, dilanjutkan penampilan fragmen wayang purwo Edward Austin Breatner. Breatner adalah dharma siswa ISI dari Amerika Serikat. Ini merupakan pertunjukan wayang lintas daerah, lintas negara dan lintas usia.

“Selain Breatner, 40 dalang lain datang dari Jawa Tengah, DIY, DKI dan Riau. Mereka dalang dari anak-anak hingga hingga yang sudah meraih marstro,” jelas Rektor ISI Dr Guntur MHum.

Ini merupakan peringatan Hari Wayang Dunia yang ketiga, setelah wayang diakui Unesco sebagai warisan maha karya dunia tradisi lisan non bendawi. ISI terus akan mencari dalang-dalang yang belum berkesempatan tampil. Mislnya dalang yang berlatar belakang birokrat, militer, wakil rakyat dan sebagainya.

“Sekarang masih banyak yang belum tampil dalang dari kalangan birokrat, selain bupati Tegal Ki Entus Susmono,” kata Guntur. Tahun depan ISI akan berupaya bisa menampilkan dalang dari berbagai latar belakang. Menurut Prof Jamal, peringatan Hari Wayang Dunia akan menjadi penguat pendidikan karakter. (Qom)

Editor : Tomi sudjatmiko

Sumber berita dan gambar fitur: http://krjogja.com/web/news/read/48893/40_Dalang_Ramaikan_Hari_Wayang_Dunia_di_ISI